Review Movie: Pencarian Jati Diri di Film "Suddenly Seventeen"

Film Chinese berjudul "Suddenly Seventeen" diangkat dari kisah populer yang terbit pada web series. Disutradarai oleh Zhang Mo, film ini bergenre fantasi, komedi, dan romantis. 

Film ini berkisah tentang seorang wanita bernama Liang Xia (Ni Ni), ingin sekali dilamar oleh sang kekasih Mao Liang (Wallace Huo). Setelah menjalani kasih selama 10 tahun, Liang Xia memimpikan kehidupan pernikahannya berama Mao Liang. Namun, Mao Liang malah berkehendak sebaliknya. Ia masih sibuk dengan karirnya yang terancam gagal sebagai seorang designer logo. 

Konflik dimulai ketika Liang Xia, membeli sekotak coklat ajaib dari iklan yang ditontonya melalui televisi. Setiap Liang Xia memakan coklat itu, ia kembali menjadi pribadinya yang berusia 17 tahun dan lupa akan segala hal di saat ia berusia 28 tahun. 

Xiao Liang (pribadi berusia 17 tahun) selalu membuat keonaran. Namun, Liang Xia (pribadi 28 tahun) belajar banyak hal dari Xiao Liang. "Pencarian Jati diri" yang ia pelajari dari Xiao Liang. Xiao Liang yang ceria, cuek, optimis, positif, dan berani bermimpi kembali mengingatkan diri Liang Xia bahwa ia memiliki pribadi-pribadi itu. 

Liang Xia dewasa, kini menjalani hidup tanpa mimpi dan jati diri. Bahkan ia mulai merupakan mimpinya bahwa ia adalah seorang pelukis yang berbakat. Film ini mengajarkan banyak makna kehidupan untuk penontonnya.

Intinya, menjalani hidup harus berdasar mimpi. Tanpa mimpi, tak akan ada tujuan yang bisa dicapai. Berani bermimpi dan mewujudukannya melalui kerja keras tentu akan memberikan hasil yang indah. Jadi, temukan siapa dirimu yang sesungguhnya melalui mimpi.

Trailer film bisa diklik di bawah :)
https://www.youtube.com/watch?v=TrbGifdek74